NUKLIR,,,Ancaman atau Solusi????

Pasca bencana gempa dan diikuti tsunami yang melanda wilayah timur jepang hingga meluluh lantakkan wilayah tersebut, kini muncul ancaman bahaya nuklir. Di pltn fukushima dai-ichi yang sabtu lalu telah terjadi ledakan pada reactor pembangkit listrik dikawatirkan ada kebocoran radiasi nuklir.

Atas inseden meledaknya pembangkit listrik bertenaga nuklir tersebut pemerintah jepang menetapkan sebagai darurat nuklir, dengan mengevakuasi penduduk sekitar pembangkit listrik bertenaga nuklir hingga dizona aman dengan radius 20 km dari fukushima daiichi.

Fukushima dai-ichi termasuk pltn terbesar didunia memiliki 6 unit reactor pembangkit dan masih akan dikembangkan hingga hingga 8 unit tahun 2017 dan di desain tahan gempa, akan tetapi musibah tsunami telah merusak sistem pendinginan reactor sehingga suhu reactor terus meningkat.

Apakah jepang akan mengalami nasib yang serupa dengan bencana chernobyl, uni soviet tahun 1986 sehingga wilayah tersebut harus dikosongkan dari kehidupan manusia karena radiasinya?

 

 

Penemu Energi Nuklir


Ernest rutherford, 1st baron rutherford of nelson lahir pada tanggal 30 agustus 1871 di brightwater adalah seorang fisikawan kelahiran selandia baru yang bekerja sama meneliti atom dengan j.j. Thomson di universitas cambridge. Rutherford berhasil menangkap adanya nukleus di dalam atom. Dengan dukungan dari frederick soddy, ia mengemukakan bahwa radioaktivitas berasal dari peluruhan atom-atom. Ia adalah orang pertama yang berhasil melakukan pembelahan atom di dalam laboratorium. Atas penelitiannya pada berbagai tipe radiasi, ia dinobatkan sebagai peraih hadiah nobel kimia pada tahun 1908. Bapak fisika nuklir, model rutherford, pembelahan atom, penemu proton.

 

Kelebihan Energi Nuklir

dibandingkan dengan sumber energi yang lain, energi nuklir merupakan sumber energi yang paling tinggi kerapatan energinya (jumlah energi persatuan volume atau massa). Keuntungannya antara lain:

 

  • 1 kg uranium dapat menghasilkan energi sekitar 50.000 kwh (kilo watt jam)
  • 1 kg batubara hanya dapat menghasilkan energi sekitar 3 kwh
  • 1 kg minyak bumi hanya dapat menghasilkan sekitar 4 kwh

Kekurangan Energi Nuklir

Bahaya yang ditimbulkan dari pembangkitan listrik menggunakan energi nuklir hanyalah pada masalah radiasi. Selama radiasi ini dapat ditahan agar tidak bocor ke lingkungan, maka pltn akan aman. Lalu apa akibatnya jika terjadi kebocoran sedikit saja, misal ketika terjadi gempa dan tsunami di jepang? Selama dosis radiasi yang mengenai tubuh kita masih di bawah ambang batas, maka tidak ada efek yang berarti bagi tubuh. Ambang batas dosis serapan radiasi yang ditetapkan saat ini adalah 50 milisevert (msv) per tahun. Waktu gema jepang kemaren? Berapa kebocorannya? Dari info yang saya peroleh dari dosen saya, dosis radiasi di batas luar pltn (bukan daerah evakuasi) ketika terjadi ledakan unit 3 adalah sekitar 700 micro sv per jam. Artinya, jika seseorang berada di lokasi tersebut selama satu jam terus menerus, tanpa berpindah-pindah, dia akan menerima dosis sebesar 700 micro sv. Atau jika dikonversikan dalam satu tahun berarti 6,1 sv.

Tetapi perlu diingat pula bahwa material radioaktif itu meluruh, sehingga dosisnya juga akan berkurang seiring waktu. Cepat atau lambatnya tergantung dari jenis material radioaktifnya. Dengan kata lain, secara akumulatif nilai dosisnya akan lebih rendah daripada 6 sv. Faktor yang lain adalah meterologis. Mengingat adanya aliran udara, maka kemungkinan besar akan ada efek dilution (pengenceran), jadi kembali ada pengurangan dosis juga untuk jangka panjang. Lagipula, tidak mungkin kan kita diem aja selama satu tahun di situ. Jika kita pernah melakukan foto rontgen (sinar x) di dada, maka kita menerima 100 micro sv. Sinar x di perut menyumbang 600 micro sv dan di pinggul sebesar 700 micro sv. Bahkan kalau kita pernah melakukan ct scan, kita menerima dosis sebesar 10000 micro sv. Bahkan, sebenarnya dalam keseharian kita, kita pasti menerima pancaran radiasi baik dari makanan, bahan bangunan, radiasi sinar kosmis dari luar angkasa, dll. Tapi dosisnya sangat rendah.

 

Tapi Tahukah Anda???????

Bahwa pembangkit listrik tenaga batubara (yang saat ini kita pakai) pun mengandung bahaya yang tidak kalah dengan bahaya radiasi nuklir. Pembakaran batu bara menghasilkan gas-gas berbahaya, juga gas-gas yang termasuk gas rumah kaca penyebab global warming, hujan asam, gangguan pernafasan dan lain-lain. Parahnya lagi, gas-gas ini kebanyakan dibuang begitu saja ke lingkungan, berbeda dengan teknologi pltn yang senantiasa menjaga agar radiasinya tetap berada di dalam reaktor. Data yang ane dapat nih, pembakaran batubara di seluruh dunia menciptakan sekitar 9 milyar ton co2 per tahun. Perbandingan dengan sumber energi lain ane tampilkan dalam gambar berikut :

 

Categories: Hiburan, Pengetahuan Umum, Uncategorized | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: